SOLIDARITAS KEBERSAMAAN

Solidaritas Kebersamaan

Solidaritas untuk anak Indonesia

.. "Solidaritas Kebersamaan untuk anak Indonesia">Solidaritas Kebersamaan: Gelang Merah Untuk Anak Indonesia

   

Yayasan Tunas Cendekia

21 Feb 2005

Sekelompok
orang-orang yang terlalu sibuk mencari duit. Sampai pada satu titik
dimana koq ada perasaan bersalah yang muncul. Bisa jadi karena dulu pas
zaman kuliah sering berteriak membela rakyat. Tapi nyatanya setelah
menjadi bagian dari rakyat malah terlalu asyik jatuh pada rutinitas
kerja memikirkan perut keluarga sendiri. Perubahan bisa terjadi jika
kita memulainya dari diri sendiri. Walaupun berat memulainya, inilah
yang sedang kami coba lakukan.

Pembina  : Yudhistira
Ketua        :  Brenda
Anggota : Rapin, Wahyu, Asep, Tanto, Kiki
Pengawas: Vishnu

VISI:Pendidikan untuk semua anak

Yayasan
Tunas Cendekia mempunyai visi bagi pendidikan anak Indonesia: setiap
anak layak mendapatkan standar pendidikan yang memadai, dan setiap
sekolah harus memiliki sumber daya dan tanggungjawab untuk memenuhi
standar tersebut. Setiap kelas memiliki pengajar yang berkualitas.

MISI:Wujudkan Kepedulian, kumpulkan dan distribusikan bantuan serta nyalakan semangat untuk pendidikan…

Yayasan
Tunas Cendekia mempunyai misi untuk mewujudkan kepedulian, mengumpulkan
dan mendistribusikan bantuan, baik finansial maupun dalam bentuk
lainnya, serta menyalakan semangat dalam setiap orang. Untuk digunakan
dalam program-program yang mendukung serta meningkatkan kualitas
pendidikan anak Indonesia dan menyediakan kesempatan memperoleh
pengembangan pendidikan kepada semua komponen masyarakat Indonesia.

Yayasan
ini didirikan hanya untuk mengingatkan bahwa masih banyak hal-hal
simple yang bisa dilakukan. Fokusnya membantu anak-anak sebagai masa
depan bangsa, membantu dengan kemampuan dan kekuatan yang ada, tanpa
harus berpikir mau melakukan sesuatu yang dahsyat. Siapa tahu dari
bantuan kecil tapi berguna ini bisa menciptakan segelintir generasi
bangsa yang nantinya mampu berbuat banyak untuk bangsanya sendiri.
Lahirlah seorang pendidik, menteri atau Presiden dari 1-2 anak yang
menerima bantuan dari kampanye ini.

ps: Bagi yang meragukan
Yayasan ini. Tidak ada salahnya dengan selalu berhati-hati dalam
melakukan sesuatu. Jika anda meragukan sedikit saja mengenai
keberadaan, kegiatan ataupun penyaluran bantuan yang dilakukan oleh
Yayasan Tunas Cendekia, kami sarankan untuk tidak mengeluarkan uang
anda pada kami. Masih banyak yayasan, organisasi atau perusahaan yang
lebih professional, transparan dan nyata programnya yang bisa anda
dukung serta bantu. Semua itupun ujungnya sama-sama untuk membantu
anak-anak Indonesia.

Yayasan besar saja terkadang
dipersoalkan, apalagi kami yang tidak ada apa-apanya. Semuanya tinggal
balik ke masing-masing punya nurani. Kepercayaan dari anda yang kami
butuhkan untuk lebih bisa mengkoreksi program-program yang akan dan
sudah dilakukan. Semoga dengan bantuan, kritikan, masukan dan doa dari
anda, kita akan selalu bisa berkembang dan berbuat yang lebih baik
lagi. Terima kasih atas kepercayan yang diberikan!

   

Solidaritas Kebersamaan

21 Feb 2005

Di
Amerika mulai dari Robin Williams, Sheryl Crow sampai John Kerry
memakai gelang yang berwarna kuning untuk mendukung penelitian kanker.
Di daratan Eropa Bono (U2), Bob Geldof, Keane, Jamelia, Minnie Driver
dan Nelson Mandela memakai yang berwarna putih untuk memerangi
kemiskinan. Dari lapangan sepakbola David Beckham dan Frank Lampard
memakai warna biru mendukung kampanye anti-bullying, sementara Thiery
Henry dan Ronaldinho meluncurkan yang hitam dan putih untuk
menghilangkan rasialisme.

Saat ini gelang-gelang yang dipakai
oleh para publik figur ini merupakan bagian dari simbol kepedulian
global baru yang dipakai oleh jutaan orang di dunia.

Pertama
di Indonesia sebagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan anak-anak
Indonesia, bulan Maret 2005 ini Yayasan Tunas Cendekia (YTC)
menggelar/mengadakan kampanye Gelang Peduli Anak Indonesia. YTC
akan mengumpulkan dana melalui hasil penjualan Gelang Peduli Anak
Indonesia berwarna merah dan bertuliskan semangat
‘solidaritasKEBERSAMAAN’

Penjualan gelang seharga Rp.10.000*
ini akan disalurkan langsung melalui program-program yang mendukung
peningkatan pendidikan anak-anak Indonesia. Kampanye melalui penjualan
gelang peduli ini dimulai dengan kesuksesan kampanye Wear Yellow yang
dilakukan oleh Lance Armstrong Foundation. Gelang Peduli (Support
Wristband) ini telah menjadi ‘produk’ populer yang sedang digunakan
oleh banyak yayasan atau organisasi individu untuk mengumpulkan dana
sosial, serta para individu untuk menunjukan kepedulian mereka.

‘Kak’
Seto Mulyadi (Ketua Komnas Perlindungan Anak) dan dikDOANK (Presenter
Olahraga, Musisi) menjadi duta kampanye pertama yang tampil dalam iklan
media cetak untuk mendukung kampanye Gelang Peduli Anak Indonesia.

Tebarkan pesan, tunjukan kepedulian dan dukungan kita semua, dengan memilki serta memakai Gelang solidaritasKEBERSAMAAN. Bantu YTC
menghimpun dana sekaligus menyebarkan semangat kepedulian terhadap anak
Indonesia dengan memakai Gelang solidaritasKEBERSAMAAN.

Gelang ini akan menjadi lambang gerakan global terhadap kepedulian anak Indonesia.

Gelang
solidaritasKEBERSAMAAN dijual dengan dua ukuran ‘adult’ dan ‘youth.
Dapat diperoleh seharga @ Rp.10.000,- melalui situs ini atau 0813 1939
2773.

Hasil penjualan akan disalurkan kepada program-program peningkatan pendidikan dan perlindungan anak Indonesia.

   

Kenapa Pakai Gelang?

13 Mar 2005

Banyak
alasan yang dikatakan orang mengapa dia memakai gelang
solidaritasKEBERSAMAAN. Merupakan suatu kehormatan jika anda mau
bergabung dengan banyak orang yang sudah memakainya. Mereka pakai
gelang untuk menunjukan kepedulian terhadap nasib masa depan anak-anak
Indonesia. Bukan berarti yang tidak pakai tidak peduli. Bisa jadi akan
lebih baik jika anda peduli dengan anak-anak, dengan di tambah memakai
gelang ini tentunya akan banyak keluarga, teman dan rekan yang
mengikuti jejak anda. Ingat. Semakin banyak yang peduli. Semakin banyak
yang akan terbantu.

Kalau pernah merasakan terbantu oleh peran
orang tua, guru, pendidik, mentor, pemberi beasiswa, orang tua asuh
atau siapa saja yang berpengaruh dalam hidup. Tentunya makna dari
gelang ini akan jauh lebih dalam. Apa lagi bagi anak-anak Indonesia
yang akan terbantu, baik secara materi maupun melihat semangat
kepedulian yang kita tunjukkan kepada mereka.

Kepedulian yang
ditunjukkan dengan pemakaian gelang solidaritasKEBERSAMAAN semoga
menjadi pernyataan bersama. Walaupun kita berbeda satu dengan yang lain
dalam hal nasib, status ekonomi, suku, agama, maupun pendapat tentang BBM,
tapi kita semua punya satu kepedulian yang sama. Kerinduan akan masa
depan bangsa yang lebih baik lagi. Bukan untuk generasi kita saat ini,
tapi bagi generasi anak cucu kita yang akan saling bahu membahu
membangun bangsa ini. Jangan biarkan mereka mengalami apa yang kita
alami saat ini.

Gelang bisa dipakai setiap hari. Menimbulkan pertanyaan teman, berakhir dengan mengajaknya untuk sama-sama pakai.

Gelang
bisa dipakai secara bersama-sama dengan yang lain dalam acara keluarga,
sekolah, kampus, kantor maupun organisasi anda. Menunjukan kepedulian
secara kolektif kepada yang lain.

Gelang bisa menjadi
cinderamata bagi teman atau rekan dari atau yang berada di luar
Indonesia. Menyebarkan kepedulian secara global.


            Juwono Sudarsono

Gelang ABG Juwono Sudarsono

Juwono Sudarsono (GATRA/Edward Luhukay)MENTERI Pertahanan Juwono Sudarsono
sudah lama berhenti mengajar. Tapi perhatian dan komitmennya terhadap
dunia pendidikan Indonesia tak pernah surut. Sejak tiga pekan lalu,
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan di zaman reformasi ini selalu
mengenakan "gelang merah" bertuliskan "Solidaritas Kebersamaan" di
pergelangan tangan kanannya. "Ini gelang kepedulian terhadap
pendidikan," kata Juwono kepada Luqman Hakim Arifin dari Gatra.

Sekilas gelang itu terlihat seperti gelang gaul anak-anak ABG, tapi
Juwono sama sekali tak malu. Dalam berbagai kesempatan bertemu sesama
menteri atau para duta besar negara sahabat, tanpa sungkan mantan Dekan
FISIP Universitas Indonesia itu menjelaskan arti gelang tersebut. "Saya
beli Rp 10.000," ungkap Juwono. Ia membeli dari salah satu anaknya yang
kebetulan aktif di Yayasan Tunas Cendekia. 

Anak Indonesia yang Dibantu

22 Mar 2005

Tentunya
dengan bantuan anda, kita akan mencoba semaksimal mungkin untuk
membantu anak-anak Indonesia dimanapun mereka berada. Berikut sekedar
gambaran bantuan apa yang bisa dilakukan.

Mobil
Kedua mobil ini merupakan mobil Pos Indonesia. Mobil tersebut dijadikan
semacam mobil keliling yang membawa para relawan Komnas Perlindungan
Anak untuk menghibur anak-anak korban Tsunami di Aceh. Kita berharap
bantuan yang masuk dari anda bisa membelikan dua mobil yang menjadi
mobil perpustakaan keliling bagi anak-anak di daerah bencana.

Kak Seto Beraksi
Dengan mobil tadi, para relawan bisa mendatangi anak-anak di berbagai
daerah terpencil yang jarang terjangkau secara rutin oleh badan bantuan
lain. Para relewan dari Komnas Perlindungan Anak akan menghibur mereka
dengan berbagai permainan dan pertunjukan yang mendidik. Seperti anda
lihat foto di atas, Kak Seto sedang beraksi dengan Si KOMO!

Perempuan
Lihat betapa senangnya mereka!

Laki-Laki
Lihat betapa semangatnya mereka untuk bisa belajar dan bermain!

Semangat
Walaupun keadaannya jauh tidak seberuntung kita. Tapi semangat untuk hidup jalan terus!

Senyum
Sudah saatnya kita memastikan senyum ini, bisa juga diperlihatkan oleh semua anak-anak Indonesia

Semua foto oleh: Pipit.

Rencana Program
Rencana realisasi hasil penjualan gelang di dua bulan pertama (February-Maret’05)
mobil perpustakaan
Mobil Perpustakaan Keliling

Mari bersama - sama kita bantu ANAK INDONESIA!!!

9balllegions

Best regards,
*9BALL*

2 Responses to “SOLIDARITAS KEBERSAMAAN”

  1. rAmdiTzz Says:

    kerennnnnnnn

  2. gin's Says:

    buat nine ball maju terus pantang mundur brot

Leave a Reply